Cerita Anak ABK Ikut Cari 8 Orang yang Hilang di Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yayat Suryadi, putra dari ABK Sukarman, berharap ayahnya segera ditemukan setelah hilang kontak bersama lima jurnalis, seorang kapten bernama Warta, dan pemandu Heriyanto di Gunung Anak Krakatau. Peristiwa bermula saat mereka menggunakan speedboat Aru Padhatu I untuk meliput erupsi pada Senin (7/9). Yayat menyebut keberangkatan ayahnya bersifat mendadak tanpa persiapan matang.
Proses pencarian terkendala cuaca ekstrem dan tebalnya abu vulkanik di sekitar Perairan Selat Sunda. Hingga hari kelima pencarian, tidak ditemukan serpihan barang atau tanda-tanda keberadaan korban. Yayat memprediksi para korban kemungkinan terbawa arus hingga ke laut lepas karena hilangnya sinyal dan tidak adanya jejak di lokasi kejadian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 10 September 2026 pukul 22.09
Hari Ketiga Pencarian 5 Wartawan yang Hilang, Polri Sisir Perairan Selat Sunda
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 11.30
FOTO: Rajut Doa dan Asa untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.01
Helikopter HR-3604 Tiba di Pantai Carita, Bantu Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 07.25
Update Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Berita terkait
ANTARA Perkuat Koordinasi Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liput Erupsi
kumparan · 9 September 2026 pukul 11.04
ANTARA Belum Menerima Kabar dari Wartawannya yang Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 21.32
BMKG Pasang 20 Sensor Tsunami di Selat Sunda: Tak Ada Anomali Kenaikan Air
kumparan · 7 September 2026 pukul 18.57
BMKG Ungkap Hasil Pantauan Tsunami di Selat Sunda
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.30