Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cerita Bupati Manggarai, Gempa Lumpuhkan Listrik dan Akses Jalan Putus

Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) melumpuhkan layanan dasar di wilayah Manggarai. Listrik padam hingga Sabtu (15/8/2026) sore, akses internet terganggu, dan sinyal telekomunikasi sulit di sejumlah wilayah hingga Minggu pagi. Jalur Ruteng-Reo sempat tertutup longsor hingga dini hari, sementara Jembatan Wae Pesi belum bisa dilalui banyak kendaraan. Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit mengatakan gangguan infrastruktur menjadi tantangan utama dalam penanganan warga terdampak.

Korban jiwa akibat gempa mencapai 12 orang di wilayah Kecamatan Reo dan Reo Barat, dengan empat korban di Reo Barat. Sejumlah rumah warga rusak hingga roboh, namun proses pembersihan puing-puing tertunda karena alat berat belum bisa masuk akibat longsor di Cibal. Pemerintah daerah juga mengarahkan warga di wilayah utara untuk menuju tempat tinggi setelah adanya ancaman tsunami pada Minggu pagi.

Warga mengungsi di beberapa titik, sementara sebagian lainnya mendirikan tenda di sekitar rumah. Kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian meliputi beras, mi, telur, selimut, tenda terpal, obat-obatan, dan sembako lainnya. Pasokan bantuan terhambat karena sebagian toko tutup dan akses jalan terputus, membuat ketersediaan bahan pangan menjadi persoalan utama bagi warga terdampak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait