Cerita Lirih Korban Gempa NTT Belum Dapat Bantuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326200/original/073461400_1786965125-gem2.jpg)
Gempa bumi di NTT pada 15 Agustus 2026 menyebabkan 71 korban jiwa dan 59.647 pengungsi. Posko Binaan Satar Kampas di Manggarai Timur mengalami krisis pangan dan air bersih, dengan persediaan beras dan minuman menipis. Zaitun, pengungsi, mengeluhkan sulitnya mendapatkan bantuan sembako, air minum, selimut, sabun, dan pasta gigi. Gempa susulan sebanyak 3.002 kali tercatat dengan magnitudo 1,1 hingga 6,2, menimbulkan ketakutan warga. Pemerintah telah mengirim 398 ton bantuan logistik melalui jalur udara, laut, dan darat, dengan fokus pada distribusi di Labuan Bajo dan Maumere.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.05
KRI Bung Hatta Angkut Bantuan Sembako dan Tenda Pengungsi ke Manggarai
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 17.59
Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 15.00
Kapolri Tinjau Dampak Gempa NTT, 27.700 Warga Masih Mengungsi di 107 Titik
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.15
Update Gempa Flores: 71 Korban Meninggal, 59.647 Orang Pengungsi
Berita terkait
Kemensos Siapkan Rp 4,52 Miliar untuk Pengungsi Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.45
Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 01.30
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 71 Orang
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.10
BNPB: Jumlah korban gempa NTT bertambah satu orang jadi 71 wafat
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.50