Cerita Penyintas Terorisme Mengubah Luka Masa Lalu Menjadi Kekuatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tony Soemarno, penyintas bom Hotel J.W. Marriott 2003, mengapresiasi proses pemulihan trauma akibat terorisme yang memakan waktu lama. Luka fisik dan psikologisnya mulai teratasi melalui dukungan BNPT serta sikap memaafkan pelaku. Dengan mengubah pengalaman pahit menjadi pesan perdamaian, Tony menulis buku The Power of Forgiveness sebagai bentuk kekuatan penyintas yang bangkit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 06.43
BNPT dan LPSK Dampingi Penyintas Terorisme, dari Trauma hingga Rekonsiliasi
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 15.45
Kisah Penyintas Terorisme yang Bangkit usai Berdamai dengan Masa Lalu
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 23.45
Negara Hadir, Penyintas Bangkit: Dari Luka Terorisme Menjadi Pesan Perdamaian
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 11.06
Pemerintah Perkuat Perlindungan Penyintas, 34 Korban Terorisme Terima Bantuan
Berita terkait
Perang Saudara Tetangga RI, Separatis Ngotot Mau Dirikan Negara Islam
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.20
Resmi! RI Calonkan Diri Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029-2030
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.50
5 Pria Ditangkap atas Dugaan Hendak Ledakkan Pangkalan AS di Inggris, Dicap Teroris
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 07.37
Pangkalan AS di Inggris Mau Dibom? 5 Orang Ditangkap, Iran Diselidiki
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 06.30