Cerita Penyintas Terorisme Mengubah Luka Masa Lalu Menjadi Kekuatan
JPNN.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tony Soemarno, penyintas bom Hotel J.W. Marriott 2003, mengapresiasi proses pemulihan trauma akibat terorisme yang memakan waktu lama. Luka fisik dan psikologisnya mulai teratasi melalui dukungan BNPT serta sikap memaafkan pelaku. Dengan mengubah pengalaman pahit menjadi pesan perdamaian, Tony menulis buku The Power of Forgiveness sebagai bentuk kekuatan penyintas yang bangkit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 11.06
Pemerintah Perkuat Perlindungan Penyintas, 34 Korban Terorisme Terima Bantuan
Berita terkait
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
BNPT dan LPSK Perkuat Perlindungan Korban Terorisme dalam RAN PE 2026-2029
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 05.38
LPSK: 573 Korban Terorisme Masa Lalu Sudah Terima Kompensasi, Total Rp 98,9 M
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 05.00
Presiden Pezeshkian Sebut Saat Ini Momen Tepat Akhiri Perang Iran-AS dari Posisi Kuat
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 23.15