Iran Ingatkan Negara Jadi Tameng Pertahanan AS: Akan Dilalap Api Perang!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Iran menuduh Amerika Serikat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Kepala Komando Pusat Militer Iran, Ali Abdollahi, memperingatkan negara-negara di kawasan itu agar tidak bekerja sama dengan AS. Abdollahi menegaskan bahwa negara mana pun yang menjadi tameng pertahanan bagi AS akan terkena dampak konflik.
Peringatan itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menghantam Iran "dengan sangat keras" dan menyatakan tekadnya untuk memenangkan perang melawan Iran. Konflik ini bermula dari serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu, dan pertempuran kembali berkobar setelah penangguhan serangan yang hanya berlangsung singkat.
Sejumlah media AS seperti CBS News dan Wall Street Journal melaporkan bahwa AS dan Israel sedang bersiap melancarkan operasi pengeboman intens yang menargetkan infrastruktur energi Iran, termasuk pembangkit listrik dan kilang minyak. Serangan tersebut diperkirakan mungkin terjadi akhir pekan ini. Namun, Trump dilaporkan masih mempertimbangkan rencana itu dan belum memberikan persetujuan akhir. Jika dilaksanakan, ini akan menjadi serangan pertama Israel terhadap Iran sejak gencatan senjata awal diberlakukan pada April lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 17.08
Harga minyak turun usai AS siap lanjutkan dialog dengan Iran
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 07.29
Media Iran Olok-olok Trump setelah Batal Serang Teheran Besar-besaran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
Berita terkait
Iran Beri Peringatan Keras: Ancam Serang Semua Pangkalan Militer AS Jika Diserang Lagi
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 13.25
Iran Desak Pejabat AS Tinggalkan Timur Tengah, Minta Trump Akui Kekalahan
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 23.00
Menlu Iran: Kepatuhan AS pada MoU Islamabad Kunci Stabilitas Kawasan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.32
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Perlawanan Terhadap Agresor
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.31