China Setop Ekspor BBM, RI Bakal Kena Imbasnya? Ini Kata ESDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan minyak mentah dan BBM nasional tetap aman meski China menutup sementara ekspor BBM pada Oktober 2026. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman menegaskan Indonesia tidak mengimpor BBM langsung dari China. Pasokan energi nasional tidak terganggu oleh kebijakan baru China tersebut.
China kembali mengetatkan ekspor BBM dengan menghentikan pengiriman ke wilayah di luar Hong Kong dan Macau. Kebijakan ini bertujuan memastikan keamanan energi domestik China menjelang libur nasional. PetroChina membatalkan sejumlah pengiriman bensin dan bahan bakar pesawat untuk Oktober. Kesepakatan yang dibatalkan ini baru dibuat dalam dua pekan terakhir.
Beijing sebelumnya membatasi ekspor BBM pada Maret 2026 akibat konflik di Timur Tengah. Pembatasan ini kemudian dilonggarkan pada Juli hingga September. Kini, ketidakpastian pasokan minyak mentah global dan penurunan persediaan domestik mendorong China lebih fokus pada keamanan energi internal. Keputusan ini berpotensi menekan pasokan BBM global yang sudah terganggu akibat perang dan gangguan produksi di beberapa negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 14.40
Produksi dan Pesanan Naik, Manufaktur China Cetak PMI 52,1
Berita terkait
Ramai Turis Malaysia-China Pelesiran ke RI, Wisman Australia Berkurang
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 17.40
Permintaan Kopi-Besi Loyo, Ekspor Pertanian dan Tambang RI Turun 2 Digit
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.00
Harga Minyak Dunia Tinggi, ESDM Genjot Eksplorasi di Dalam Negeri Mulai 2027
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.17
Mendag hadiri G20 TMM suarakan kepentingan perdagangan nasional
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 06.59