China Temukan "Harta Karun" Laut Dekat RI, Bijihnya Kaya Emas-Perak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti China dari Universitas Tsinghua, Institut Geologi Kelautan Qingdao, dan Universitas Shanghai Jiao Tong menemukan deposit mineral sulfida polimetalik skala dunia di dasar laut Pasifik Barat. Penemuan ini terjadi melalui ekspedisi Xiangyanghong 10 selama 18 hari yang melibatkan tujuh kali penyelaman kapal selam di zona ekonomi eksklusif China.
Sampel bijih menunjukkan kadar logam berharga yang tinggi, dengan emas mencapai 15,4 ppm (15,4 gram/ton) dan perak hingga 1.271 ppm (1.271 gram/ton), melebihi konsentrasi endapan di daratan. Selain emas dan perak, deposit ini mengandung tembaga, besi, dan seng. Meski potensial, sumber daya ini belum bisa ditambang karena kendala tekanan laut dalam dan kondisi geologis yang kompleks.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 08.15
Emas Melimpah Ditemukan di Dasar Laut Pasifik, Terbentuk dari Air Panas
Berita terkait
China Temukan Cadangan Emas Raksasa, Lebih dari 1.000 Ton
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 05.45
China Temukan Tambang Emas Raksasa di Dasar Pasifik, Kadarnya Capai 15,4 Gram Per Ton
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 10.13
Investor China Pilih Malaysia dan Singapura untuk Amankan Aset
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.43
China Temukan Harta Karun di Yangtze: 500.000 Ton Tembaga dan 20 Ton Emas
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.02