Cuma Karena Air Galon, Jutaan Warga Kelas Menengah RI Jatuh Miskin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jumlah kelas menengah Indonesia menurun dari 57,33 juta orang (21,45%) pada 2019 menjadi 47,85 juta orang (17,13%) pada 2024, sekaligus meningkatnya kelas menengah rentan dari 128,85 juta menjadi 137,50 juta orang. Penyebab utama turunnya kelas menengah adalah efek pandemi COVID-19 yang menyebabkan PHK dan kebangkrutan bisnis, digunakan bersamaan dengan kenaikan suku bunga, nilai tukar lemah, serta harga beras naik akibat El Nino. Kebiasaan mengonsumsi air galon yang mahal juga menambah beban biaya hidup, memaksa banyak kelas menengah terpaksa turun kasta. Menurut BPS, modus pengeluaran kelas menengat dekat dengan batas bawah Rp 2,04 juta per kapita per bulan pada 2024, menandakan kesulitan untuk naik ke kelas atas.
Bagikan
Berita terkait
Rupiah Kembali Berotot, Akhir Pekan Tekuk Dolar AS
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.26
Bos The Fed Buka Peluang Suku Bunga Naik
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.47
Inflasi AS Masih 3,7 Persen, Bos The Fed Bilang Terlalu Tinggi
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 16.00
Harga Emas Perhiasan 29 Agustus 2026: Cek Ragam Kadar Karat di Sini
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.14