Dalam 2 Tahun, RI Bakal Tuntaskan Masalah 34 Gunung Sampah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menargetkan penyelesaian masalah 24 hingga 34 titik darurat sampah dalam dua tahun mendatang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Strategi utama yang diterapkan adalah konversi limbah menjadi energi listrik (Waste to Energy/WTE) melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk mereduksi tumpukan sampah harian dan menghasilkan energi terbarukan.
Saat ini, tiga proyek PSEL telah memulai pembangunan, yaitu di Denpasar Raya, Kota Bekasi, dan Bogor Raya 1. Masing-masing fasilitas ditargetkan mampu mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun, mengurangi emisi karbon sekitar 640.000 ton CO2 per tahun, serta menciptakan ribuan lapangan kerja hijau. Proyek-proyek ini menggunakan standar lingkungan Eropa (EU IED) dan didukung penyederhanaan regulasi untuk mempercepat implementasi ekonomi sirkular.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 16.45
Asia Pasifik Sumbang Separo Investasi di Transisi Energi, Anindya Bakrie Sebut Peluang untuk RI
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 06.36
Kesaksian Warga RI, Malaysia dan Singapura Terdampak Asap Karhutla
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 05.15
Pramono Bakal Bangun Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 17.52
Leonardo DiCaprio Buka Suara soal Karhutla Indonesia, Soroti Nasib Orangutan
Berita terkait
Bisakah PSEL Jadi Solusi Mengatasi Masalah Sampah?
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.15
Pertama se-Indonesia, PSEL Dibangun Jadi Solusi Persampahan di Bogor
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.41
34 Tahun Jadi TPA, Galuga Kini Disulap Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.18
Menteri LH Targetkan Masalah Sampah Nasional Rampung 100% pada 2029
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 18.00