Bisakah PSEL Jadi Solusi Mengatasi Masalah Sampah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mulai menggencarkan program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan peresmian fasilitas di TPAS Galuga, Bogor. Proyek ini menggunakan teknologi pirolisis untuk mengolah 1.500 ton sampah baru/hari menjadi listrik 20-30 MW. Namun, Greenpeace Indonesia menilai PSEL tidak sesuai hierarki pengelolaan sampah yang memprioritaskan pengurangan dari hulu. Ibrar Akbar menyatakan PSEL berpotensi mendorong masyarakat terus menghasilkan sampah dan membutuhkan pasokan 1.500 ton/hari. Sampah campuran basah dan kering serta keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala. Proyek direncanakan beroperasi 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.40
Zulhas Bakal 'Sulap' Ribuan Ton Sampah di Bogor Jadi Energi Listrik
Detik.com · 21 September 2026 pukul 17.02
Zulhas Optimistis Pengolahan Sampah RI Bisa Diselesaikan Secara Tuntas
kumparan · 20 September 2026 pukul 10.13
Operasi Semut Mahasiswa-Warga di CFD HI, Sampah Puntung Rokok Mendominasi
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 14.45
1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi
Berita terkait
34 Tahun Jadi TPA, Galuga Kini Disulap Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.18
PSEL Bogor Raya Baru Awal, Pemerintah Kejar Penanganan 4.000 Ton Sampah per Hari
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 15.00
Pertama se-Indonesia, PSEL Dibangun Jadi Solusi Persampahan di Bogor
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.41
Investasi Rp2,8 T, PSEL Bogor Raya 1 Olah 500 Ribu Ton Sampah Setahun
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.45