Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dalam Sepekan, 1.030 Proyektil Ditembakkan Israel ke Lebanon Selatan

Pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) mencatat 1.030 proyektil ditembakkan di Lebanon selatan selama 21-27 Agustus 2024, dengan rata-rata 147 proyektil per hari. Meskipun tingkat kekerasan lebih rendah dibandingkan awal tahun, situasi tetap rapuh dengan rumah dan infrastruktur vital rusak akibat serangan Israel. UNIFIL terus memantau situasi dan bekerja sama untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Serangan Israel di Lebanon selatan telah bertahan sejak 2 Maret 2024, menyebabkan 4.352 orang tewas dan 12.318 orang terluka menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Pada Jumat terakhir, militer Israel melakukan penghancuran di tiga kota dan memperluas pengaruh ke wilayah Aita al-Jabal. Pasukan Israel masih menduduki sejumlah area di Lebanon selatan, beberapa telah dikuasai selama puluhan tahun.

UNIFIL menekankan pentingnya Resolusi Dewan Keamasan PBB 1701 yang mengatur penghentian permusuhan dan zona demiliterisasi di antara Sungai Litani dan Garis Biru. Mandat UNIFIL di Lebanon selatan dijadwalkan berakhir pada akhir 2024, sementara pemerintah Beirut bersikeras untuk mempertahankan kehadiran misi tersebut guna menjaga stabilitas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait