Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Damkar Bangka Andalkan Pemadaman Karhutla secara Manual

Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka menghadapi kendala keterbatasan sarana dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari empat unit mobil pemadam yang dimiliki, semuanya berusia tua dan sempat mengalami kerusakan. Hingga saat ini baru dua unit yang selesai diperbaikan, namun kondisinya tetap tidak maksimal karena usia kendaraan yang sudah tua. Akibat keterbatasan ini, petugas terpaksa mengandalkan pemadaman secara manual menggunakan semprotan tangan dan ranting-ranting pohon di lapangan.

Berdasarkan data per 14 Agustus, tercatat 200 titik karhutla tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bangka dengan luas lahan terbakar mencapai lebih dari 300 hektare. Setiap hari rata-rata terjadi 4 hingga 10 kali kebakaran, dan angka ini terus bertambah seiring musim kemarau. Sementara itu, luas lahan terbakar di bulan Juli 2026 mencapai 50 hektare lebih.

Bupati Bangka Fery Insani mengimbau warga tetap waspada terhadap karhutla yang meningkat di musim kemarau. Pemerintah Kabupaten Bangka telah membentuk Satuan Tugas Karhutla untuk mencegah dan menangani kebakaran. Karhutla di wilayah tersebut disebabkan oleh ulah oknum masyarakat yang membuang puntung rokok sembarangan serta membuka lahan dengan cara dibakar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait