Kasus Pneumonia Melonjak di Pontianak Akibat Kabut Asap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321825/original/071104600_1786505831-pal6.jpg)
Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak mencatat peningkatan kasus pneumonia hingga 20 persen di IGD dan ruang rawat inap akibat memburuknya kualitas udara yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala rumah sakit, Kombes Pol Josep Ginting, menyatakan kondisi ini menjadi perhatian serius, sehingga rumah sakit menyiapkan tenaga kesehatan, alat medis, ruang perawatan, dan sistem koordinasi dengan rumah sakit lain untuk menangani lonjakan pasien gangguan pernapasan. Dokter spesialis paru Andreas menjelaskan paparan kabut asap dapat memperburuk saluran pernapasan dan berkembang menjadi pneumonia, terutama pada anak-anak dan lansia yang lebih rentan. Gejala awal biasanya berupa batuk dan bersin, yang dapat berkembang menjadi sesak napas jika paparan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 05.03
Kasus Pneumonia di Pontianak Meningkat Imbas Asap Karhutla
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.19
Kabuat Asap Karhutla Sebabkan 1.960 Kasus ISPA di Riau
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.19
Kabut Asap Karhutla Sebabkan 1.960 Kasus ISPA di Riau
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.00
Mendikdasmen Atur PJJ Sekolah Terdampak Asap Karhutla
Berita terkait
Gegara Karhutla, Kasus ISPA Meningkat 10%
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.49
Kabut Asap Bikin Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10 Persen dalam Sepekan
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 18.53
Imbas Karhutla, Pemkot Pontianak Hentikan Sementara Sekolah Tatap Muka
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
Pemkot Pontianak Berlakukan Pembelajaran Online Imbas Asap Karhutla
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 12.41