Dana TKD Dipotong, Pemprov Jateng Genjot PAD, Gaji ASN Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggenjot pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menjaga keamanan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyatakan belanja pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih aman dan tidak mengalami kendala. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap penurunan dana TKD yang diterima. Menurutnya, Pemprov Jateng masih mampu menanggung belanja pegawai meski menghadapi tekanan keuangan. Untuk mengatasi situasi ini, pihaknya bersama pemerintah pusat sedang membahas sinkronisasi kebutuhan belanja pegawai, terutama mengingat banyak kabupaten/kota yang memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen. Gus Yasin juga menekankan pentingnya peningkatan PAD sebagai solusi jangka menengah. Kepala BPKAD Jateng Dwianto Priyonugroho memastikan tidak ada keterlambatan pembayaran gaji ASN di 35 kabupaten/kota dan provinsi, dengan pembayaran tetap sesuai jadwal hingga saat ini. Ini menunjukkan bahwa meski menghadapi pemotongan TKD, Jateng berhasil memastikan kebutuhan pokok ASN tetap terpenuhi melalui pengelolaan keuangan yang efisien.
Bagikan
Berita terkait
RS Negeri di Jateng Tekor, Diminta Tak Hanya Melayani, Harus Profit
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.45
Merdeka! Ahmad Luthfi: Semangat Kemerdekaan Harus Berbuah Kesejahteraan bagi Rakyat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.02
Pemprov Jateng Kirim 16 Personel & Ribuan Paket Logistik ke NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.41
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov Jateng Terjunkan 16 Personel dan Ribuan Paket Logistik
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.32