Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dana TKD Dipotong, Pemprov Jateng Genjot PAD, Gaji ASN Aman

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggenjot pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menjaga keamanan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyatakan belanja pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih aman dan tidak mengalami kendala. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap penurunan dana TKD yang diterima. Menurutnya, Pemprov Jateng masih mampu menanggung belanja pegawai meski menghadapi tekanan keuangan. Untuk mengatasi situasi ini, pihaknya bersama pemerintah pusat sedang membahas sinkronisasi kebutuhan belanja pegawai, terutama mengingat banyak kabupaten/kota yang memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen. Gus Yasin juga menekankan pentingnya peningkatan PAD sebagai solusi jangka menengah. Kepala BPKAD Jateng Dwianto Priyonugroho memastikan tidak ada keterlambatan pembayaran gaji ASN di 35 kabupaten/kota dan provinsi, dengan pembayaran tetap sesuai jadwal hingga saat ini. Ini menunjukkan bahwa meski menghadapi pemotongan TKD, Jateng berhasil memastikan kebutuhan pokok ASN tetap terpenuhi melalui pengelolaan keuangan yang efisien.

Berita terkait