Danantara Berperan sebagai Enabler dengan Memperkuat Ekosistem Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penguasaan teknologi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam dan meningkatkan posisinya dalam rantai nilai industri global. Menurut Ilham Habibie, putra sulung Presiden ke-3 RI BJ Habibie, transformasi ini diperlukan agar Indonesia mampu menghasilkan material dan produk teknologi bernilai tambah tinggi yang memperkuat industri nasional sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ilham menekankan bahwa tidak ada negara yang dapat menjadi maju hanya dengan mengandalkan kekayaan sumber daya alam. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengubah orientasi pembangunan dari negara berbasis sumber daya alam menjadi negara dengan basis industri dan teknologi yang kuat. "Industri pada akhirnya sangat bergantung pada kemampuan suatu negara untuk menerapkan, melembagakan, dan menguasai teknologi. Kalau tidak bisa, tidak akan menjadi negara maju," ujarnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa Indonesia memiliki cadangan nikel dan timah terbesar di dunia, serta masuk jajaran 10 besar dunia untuk bauksit, batu bara, emas, dan tembaga. Dengan sumber daya alam yang melimpah, penguatan SDM dan teknologi menjadi kunci agar Indonesia dapat memproses sumber daya tersebut menjadi produk bernilai tambah tinggi dan tidak hanya menjadi ekspor bahan mentah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.03
CTO Danantara Buka-bukaan 4 Tantangan Utama Rantai Pasok Komoditas
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.25
Dukung Ekspor Satu Pintu Lewat Danantara, Ahamad Muzani Sebut Perkuat Posisi Tawar Negara
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 19.14
CTO Danantara Beberkan Kendala Olah Semi Konduktor-Mineral Kritis
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.31
Begini Strategi Danantara Tekan Ketergantungan Impor
Berita terkait
Drone Kian Multifungsi, dari Cleaning Gedung hingga Teknologi Pertahanan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Mesin Uang Baru China Bernilai Rp 3.000 Triliun, Amerika Minggir Dulu
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.15
Airlangga Bocorkan Format Anggaran dan Susunan Direksi PT DSI
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 15.45
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35