Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Dari Bank Penilai Risiko Menjadi Arsitek Ekonomi Hijau Daerah

Bank didorong bertransformasi dari sekadar penilai risiko menjadi arsitek ekosistem ekonomi hijau di daerah. Peran tradisional yang hanya berfokus pada agunan dan laporan keuangan dianggap tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan transisi energi dan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bank diharapkan mampu menghubungkan modal, teknologi, data, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk mengoptimalkan potensi lokal. Contoh implementasinya meliputi pengolahan sampah menjadi energi, pemasangan panel surya di pasar tradisional, serta modernisasi teknologi nelayan dan pertanian. Fokus utama adalah merancang skema pembiayaan yang sesuai dengan skala dan risiko usaha di lapangan guna membentuk rantai nilai ekonomi hijau yang dapat direplikasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait