Dari Petani, Yopanda Menemukan Arti Merdeka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel mengisahkan perjalanan Yopanda, pria berusia 38 tahun asal Tanggamus, Lampung, yang bertransformasi dari petani dan pekerja serabutan menjadi supervisor di lingkungan industri. Awalnya, penghasilan Yopanda sangat bergantung pada cuaca dan musim panen. Perubahan terjadi ketika ia terlibat dalam proyek pembangunan fasilitas industri di Tanggamus dan bergabung dengan tim engineering. Melihat rekan kerjanya menggunakan komputer, ia terdorong mengikuti program Paket C hingga memperoleh ijazah setara SMA. Selama sekitar satu dekade bekerja di industri, ia mengenal kedisiplinan waktu, prosedur operasional, dan keselamatan kerja yang kini terbawa ke aktivitasnya di kebun.
Selain kisah Yopanda, artikel juga memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di kawasan industri Tanggamus, termasuk penanaman lebih dari 11.000 pohon sejak 2016, pembangunan 700 lubang resapan air, pendampingan petani kopi, serta program WASH yang telah memberi akses air bersih kepada 1.037 warga melalui 203 sambungan. Program pengelolaan sampah juga telah menangani sekitar 378 ton sampah plastik hingga 2026. Kepala Pabrik Aqua Tanggamus, Teguh Santoso, menekankan bahwa semangat kemerdekaan berkaitan dengan membuka kesempatan agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.
Bagikan
Berita terkait
Serentak di 38 Daerah, Siswa Jatim Belajar Langsung dari Veteran
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.45
Rumah Koran Kanreapia Gowa Didorong Jadi Sentra Sayuran Sulsel
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 23.36
Peringati HUT RI di KNMP Sorue Jaya, Menteri Trenggono Soroti Nasib Nelayan
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.06
HUT ke-81 RI, Kapolda Riau Ajak Masyarakat Doakan Korban Gempa NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.57