Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dari Petani, Yopanda Menemukan Arti Merdeka

Artikel mengisahkan perjalanan Yopanda, pria berusia 38 tahun asal Tanggamus, Lampung, yang bertransformasi dari petani dan pekerja serabutan menjadi supervisor di lingkungan industri. Awalnya, penghasilan Yopanda sangat bergantung pada cuaca dan musim panen. Perubahan terjadi ketika ia terlibat dalam proyek pembangunan fasilitas industri di Tanggamus dan bergabung dengan tim engineering. Melihat rekan kerjanya menggunakan komputer, ia terdorong mengikuti program Paket C hingga memperoleh ijazah setara SMA. Selama sekitar satu dekade bekerja di industri, ia mengenal kedisiplinan waktu, prosedur operasional, dan keselamatan kerja yang kini terbawa ke aktivitasnya di kebun.

Selain kisah Yopanda, artikel juga memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di kawasan industri Tanggamus, termasuk penanaman lebih dari 11.000 pohon sejak 2016, pembangunan 700 lubang resapan air, pendampingan petani kopi, serta program WASH yang telah memberi akses air bersih kepada 1.037 warga melalui 203 sambungan. Program pengelolaan sampah juga telah menangani sekitar 378 ton sampah plastik hingga 2026. Kepala Pabrik Aqua Tanggamus, Teguh Santoso, menekankan bahwa semangat kemerdekaan berkaitan dengan membuka kesempatan agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.

Berita terkait