Data Center Sedot Banyak Air dan Energi, Ini Tanggapan Wamen ESDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menanggapi kelangkaan air di sekitar data center dengan menekankan pentingnya pemetaan pasokan listrik dan ketersediaan air sebelum izin pengembangan. Data center membutuhkan pasokan energi besar dan air yang masif. Wamen ESDM Yuliot Tanjung membuka peluang penggunaan PLTN sebagai sumber energi bersih. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak investor membangun data center di Indonesia, menyatakan potensi PLTA Mamberamo 23 GW dan Kayan 12 GW. Pemerintah berkomitmen pada target energi bersih 2050-2060 melalui RUPTL 2025-2034 dan PLTS 100 GW.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.03
DPR Sebut PLTN Bisa Jadi Solusi Pasokan Energi Bersih untuk Data Center
Berita terkait
Tahun Depan CNG Mulai Gantikan LPG 3 Kg
Detik.com · 26 September 2026 pukul 06.25
Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI, Jamin Energi Melimpah
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.10
Obral Potensi Listrik Hijau, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 14.40
Listrik Berlimpah, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.20