Nilai Tukar Petani Naik 0,15% pada Juli 2026, Biaya Produksi Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3314602/original/055223600_1606993120-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-7.jpg)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Juli 2026 mencapai 127,84, naik 0,15% dibanding Juni 2026. Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang dibayar petani turun lebih dalam (0,25%) dibanding indeks harga yang diterima petani (0,10%). Namun, subsektor hortikultura mengalami penurunan NTP terdalam sebesar 8,49%, dipicu merosotnya harga cabai rawit, bawang merah, tomat, dan cabai merah. Sebaliknya, nilai tukar perikanan naik 1,01%.
Kebijakan pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% mulai dirasakan manfaatnya oleh petani di berbagai daerah. Para petani dari Aceh, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Banten mengakui biaya produksi berkurang signifikan dan keuntungan meningkat. Contohnya, harga pupuk Urea turun dari Rp150 ribu menjadi sekitar Rp90 ribu per sak. BPS juga mencatat NTP nasional Mei 2026 sebesar 127,73 (naik 1,99%), dan Presiden Prabowo menegaskan komitmen agar petani sejahtera dan mendapat keuntungan dari hasil kerjanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 17.54
Daya Beli Petani Terjaga, NTP Juli 2026 Naik ke Level 127,84
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.39
Daya Beli Petani RI Naik di Juli 2026, BPS Beberkan Buktinya!
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.35
Terungkap! 2 Sektor Usaha Ini Paling Banyak Serap Tenaga Kerja RI
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 18.00
Produksi Gabah Kering Giling Juni 2026 Capai 4,29 juta ton, Naik 7%
Berita terkait
Hari Tani, Harga Pupuk Subsidi Makin Terjangkau
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 03.11
Penyaluran Pupuk Bersubsidi Capai 6,42 Juta Ton hingga 7 September 2026
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.20
Menjaga Surplus Pupuk RI di Tengah Krisis Bahan Baku Global
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.21
KAMMI Puji Kinerja Mentan, Kebijakan Pupuk & Harga Gabah Dirasakan Petani
Detik.com · 10 September 2026 pukul 13.38