DBH Jakarta Dipangkas, DPRD Soroti Nasib 61 Ribu Siswa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311241/original/047641500_1785394828-IMG_2998.jpg)
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mengungkapkan pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) Jakarta sebesar Rp 14,997 triliun menyulitkan penyusunan anggaran daerah. Pemotongan ini memaksa Pemprov DKI menentukan ulang prioritas program, meski pemerintah pusat menegaskan anggaran pendidikan dan kesehatan tidak boleh dipangkas. Dalam silaturahmi di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI, Kamis (30/7/2026), Ramly memaparkan dampak langsung pemotongan terhadap berbagai sektor.
Sektor pendidikan terdampak signifikan. Masih ada sekitar 61 ribu siswa di Jakarta yang belum tertampung program sekolah gratis karena jumlah lulusan tidak seimbang dengan pagu yang tersedia. DPRD sebelumnya mengusulkan penambahan 258 sekolah gratis pada 2026, namun hanya 103 yang disetujui karena keterbatasan anggaran. Sementara itu, pengadaan alat kesehatan untuk meningkatkan kualitas rumah sakit juga terkendala anggaran yang minim.
Ramly berharap anggota DPR RI memperjuangkan pengembalian sebagian DBH Jakarta. Menurutnya, jika separuh dari Rp 14,997 triliun dapat dikembalikan, Pemprov DKI tidak perlu menggunakan dana obligasi untuk membiayai program prioritas daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 20.30
Keuangan 490 Pemda Seret, Mendagri Pastikan Tak Ada PHK PPPK
Berita terkait
APBD Perubahan 2026 Kabupaten Bogor Fokus Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.00
Tito Buka Opsi Guru PPPK Jadi ASN Pusat, Beban APBD Bisa Berkurang
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.25
Kenneth DPRD DKI Bantu Siswa SMK Al-Irsyad Agar Kembali Belajar Tanpa Beban Biaya
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.28
Kenneth DPRD DKI Kunjungi Komunitas Belajar Along, Tegaskan Pendidikan Hak Anak Bangsa
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.50