Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Hambat Saksi Kasus Lombok Barat Penuhi Panggilan KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan empat saksi dugaan korupsi di Lombok Barat tidak dapat memenuhi panggilan pada 7 September 2024 karena penerbangan ke Jakarta terhambat akibat debu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau. Saksi yang tidak hadir meliputi pegawai PT AMGM, Kabag Umum Setda Lombok Barat, staf keuangan PT Meconel Sistim Instrument, serta Ketua KPU Lombok Barat. Meski demikian, satu saksi dari PT Meconel Sistim Instrument hadir dalam pemeriksaan. KPK menetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini serta dua direktur utama PT Air Minum Giri Menang dan PT Meconel Sistim Instrument sebagai tersangka korupsi pengadaan barang dan jasa senilai Rp45 miliar. Dugaan penerimaan suap Lalu Ahmad Zaini mencapai Rp10,8 miliar, termasuk uang tunai, mobil, sepatu, dan sediaan lainnya. Saksi-saksi koruptor diduga menggunakan uahanya untuk pembelian tanah dan aset lain.
Bagikan
Berita terkait
Kawasan Wisata Pulau Sebesi Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 15.45
Nama Ace Hasan Syadzily Disebut di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.21
Jaksa KPK Tampilkan Foto Pertemuan Bos Maktour Fuad Hasan dengan Yaqut Bahas Kuota Haji Tambahan
JawaPos · 8 September 2026 pukul 17.16
WOW! Fee Percepatan Haji Tembus USD1,23 Juta, USD905 Ribu Disebut Hanya Bagian yang Diserahkan
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.58