Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri garmen di Jawa Barat, termasuk PT Namnam Cimahi, mengalami gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menjelaskan bahwa sektor garmen sangat bergantung pada biaya tenaga kerja, sehingga perusahaan sering memindahkan operasional ke daerah dengan biaya produksi lebih rendah. Menurut Dedi, ketika perusahaan mencapai titik impas dan menemukan lokasi dengan biaya tenaga kerja lebih murah, relokasi menjadi pilihan lazim. Dedi membandingkan dengan industri padat modal yang cenderung berinvestasi jangka panjang di satu lokasi. Ia menegaskan bahwa industri padat karya seperti garmen memiliki siklus puluhan tahun dan biasanya akan menutup. Meski demikian, peluang kerja di Jawa Barat masih terbuka lebar berkat pertumbuhan kawasan industri yang membuka kebutuhan tenaga kerja baru dalam jumlah besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.22
Di Tengah Isu PHK, Investasi Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja Baru
Berita terkait
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Itu Semua Kesalahan Saya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.55
Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.45
Selamat Ginting: Jika Salah Langkah, Dedi Mulyadi Bisa Bernasib Seperti Ridwan Kamil
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 14.30
Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi PSI? Pengamat Soroti Satu Bahaya Besar
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 14.00