Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri garmen di Jawa Barat, termasuk PT Namnam Cimahi, mengalami gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menjelaskan bahwa sektor garmen sangat bergantung pada biaya tenaga kerja, sehingga perusahaan sering memindahkan operasional ke daerah dengan biaya produksi lebih rendah. Menurut Dedi, ketika perusahaan mencapai titik impas dan menemukan lokasi dengan biaya tenaga kerja lebih murah, relokasi menjadi pilihan lazim. Dedi membandingkan dengan industri padat modal yang cenderung berinvestasi jangka panjang di satu lokasi. Ia menegaskan bahwa industri padat karya seperti garmen memiliki siklus puluhan tahun dan biasanya akan menutup. Meski demikian, peluang kerja di Jawa Barat masih terbuka lebar berkat pertumbuhan kawasan industri yang membuka kebutuhan tenaga kerja baru dalam jumlah besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.22
Di Tengah Isu PHK, Investasi Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja Baru
Berita terkait
Dedi Mulyadi Bongkar Penyebab PHK Massal Garmen di Cimahi
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.45
Dedi Mulyadi: Tramadol hingga Tawuran Bentuk 'Penjajahan' Tak Terlihat
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.49
KDM Soroti 500 Ribu Warga Jabar Belum Nikmati Listrik: Birokrasi Harus Berbenah
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.40
KDM Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Gedung Sate, Ingatkan Makna Kemerdekaan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 10.54