Defisit RAPBN 2027 Dipatok 2,40 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menetapkan target defisit RAPBN 2027 sebesar 2,40% terhadap PDB atau senilai Rp671,2 triliun. Angka ini lebih rendah dibandingkan target APBN 2026 yang sebesar 2,68% (Rp689,1 triliun). Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menjaga disiplin fiskal dan berupaya menekan defisit lebih rendah demi mencapai anggaran yang berimbang.
Dari sisi finansial, pendapatan negara 2027 ditargetkan naik 8,64% menjadi Rp3.426 triliun, sementara belanja negara diproyeksikan meningkat 6,62% menjadi Rp4.097,2 triliun. Selain fokus fiskal, pemerintah juga menjalankan program strategis seperti renovasi 100 ribu sekolah, perampingan BUMN menjadi 300 perusahaan yang menghemat Rp50 triliun, serta penguatan ekonomi rakyat melalui 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.25
Anggaran Belanja Tembus Rp 4.097 Triliun, Prabowo Ungkap 8 Program Prioritas
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 22.17
Kencangkan Fiskal, Menkeu Purbaya Patok Penerimaan Pajak Tembus Rp 2.908 Triliun
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Pemerintah nyatakan cadangan devisa aman senilai 145,3 miliar dolar AS
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 19.22
Prabowo Siapkan Rp4.097 Triliun untuk 8 Prioritas, Ekonomi RI Dibidik Tumbuh 6%
Berita terkait
DPR Mau Perbesar Defisit Anggaran, Wamenkeu: Harus Tetap di Bawah 3 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.45
Puan Pimpin Rapat Paripurna Persetujuan DPR soal RAPBN 2027
Detik.com · 29 September 2026 pukul 16.51
APBN 2027 Ketok Palu: Ini Rincian Anggaran dan Programnya
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 16.24
Defisit APBN 2027 Ditetapkan 2,4% PDB, Banggar DPR Minta Efektivitas Belanja Dijaga
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 12.29