Deleg Deleg
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
.jpeg)
Program Two Countries Twin Parks yang ditandatangani antara Indonesia dan Tiongkok bertujuan untuk mengembangkan kawasan industri berbasis perkawinan kawasan industri. Di Indonesia, lokasi yang ditunjuk adalah Batang, Jawa Tengah, sementara di Tiongkok berada di provinsi Fujian, dekat Fuzhou. Ide ini memungkinkan setiap pabrik di satu lokasi memiliki rantai pasok yang terhubung dengan pabrik di lokasi lain, tergantung pada ketersediaan bahan baku. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, program ini penting untuk meningkatkan iklim ekonomi, namun pembangunannya terhambat akibat fokus politik, terutama menjelang pemilihan umum. Beberapa pihak menggunakan isu korupsi baik untuk kepentingan politik maupun untuk menyelamatkan citra, yang mengalihkan perhatian dari pembangunan ekonomi jangka panjang. Meskipun konsepnya inovatif, pelaksanaan program ini masih menghadapi kendala dalam bentuk prioritas politik yang mendominasi agenda pembangunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 14.30
Airlangga Ungkap Potensi ETF Emas Indonesia Capai Rp357 Triliun
- two countries twin parks
- ekonomi indonesia
- kerja sama indonesia-tiongkok
- airlangga hartarto
- kawasan industri
Berita terkait
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan: Tantangan Indonesia Membangun Ekonomi yang Adil
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.30
Koperasi Awards 2026 Jadi Wadah Apresiasi Penggerak Koperasi Indonesia
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.14
Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 12.04
Video: Ekonom Bongkar "Jurus" RI Lawan Efek Lonjakan Impor Minyak
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.00