Airlangga Ungkap Potensi ETF Emas Indonesia Capai Rp357 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan optimisme terkait pengembangan Exchange Traded Fund (ETF) emas yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat investasi emas di kawasan. Potensi pasar ETF emas Indonesia diperkirakan mencapai Rp357 triliun, didukung oleh meningkatnya cadangan emas yang dikelola melalui ekosistem bullion bank di dalam negeri. Dalam acara Musyawarah Asosiasi Emiten Indonesia 2026, Airlangga menekankan bahwa ETF Emas menjadi instrumen fundamental yang diluncurkan oleh OJK untuk menguatkan rantai pasok emas dari hulu hingga hilir. Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem investasi berbasis emas agar komoditas emas dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Pengembangan industri emas dilakukan secara terintegrasi mulai dari penambangan, pengolahan, hingga pemanfaatan sebagai perhiasan dan instrumen investasi bagi masyarakat. Dengan penguatan ekosistem ini, diharapkan industri emas Indonesia dapat bersaing lebih kuat di pasar global. ETF Emas yang dikelola oleh OJK diharapkan melengkapi pengembangan industri emas secara keseluruhan, sekaligus memberikan opsi investasi yang transparan dan likuid bagi investor lokal maupun asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.55
Airlangga Pede Pasar ETF Emas RI Bisa Salib India dan Singapura
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.15
Airlangga Pede ETF Emas RI Bisa Kalahkan India dan Singapura
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.30
Wamenkeu Ungkap Warga Dunia Gila Emas, Simpan 4.025 Ton di 2025
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 07.09
Catat, Pemerintah Bakal Bebaskan Pajak ETF Emas
Berita terkait
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.19
Deleg Deleg
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 06.09
Airlangga Kasih PR ke Maman: Kredit UMKM Harus Tembus Rp2.000 T
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.10
Airlangga Kasih PR ke Maman: Kredit UMKM Harus Tembus Rp 2.000 T
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.11