Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Demand Listrik Naik, Tegaskan Peran LNG untuk Ketahanan Kelistrikan

PT PLN (Persero) menegaskan peran penting Liquefied Natural Gas (LNG) dalam menjaga ketahanan kelistrikan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan listrik. Pertumbuhan konsumsi listrik didorong oleh ekspansi industri, elektrifikasi transportasi, kawasan ekonomi baru, dan kebutuhan pusat data yang diperkirakan membutuhkan tambahan listrik sekitar 15 gigawatt dalam lima tahun ke depan. Permintaan listrik nasional diproyeksikan tumbuh 4,6-5,4% per tahun, sementara produksi listrik akan meningkat dari 304,4 TWh menjadi 584,3 TWh pada 2034.

PLN memproyeksikan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik akan tumbuh rata-rata 4,5% per tahun, dari 1.748 BBTUD pada 2026 menjadi hampir 2.490 BBTUD pada 2034. Porsi LNG dalam pasokan gas PLN diperkirakan meningkat dari 57% menjadi 67%, menjadikannya energi penyeimbang saat pembangkit surya dan angin mengalami fluktuasi. Di saat yang sama, porsi pembangkit batu bara menurun menjadi sekitar 47% dan energi baru terbarukan meningkat hingga 33%.

Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, PLN mengamankan kontrak gas dan LNG jangka panjang senilai pasokan gas hingga 300 BBTUD dan LNG lebih dari 49 juta ton dari sejumlah mitra. PLN juga mempercepat pembangunan infrastruktur LNG melalui FSRU di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Cilegon, serta meningkatkan kapasitas penyimpanan LNG nasional menjadi sekitar 1,2 juta meter kubik dengan kapasitas regasifikasi 3.850 MMSCFD.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait