Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

LNG Kian Strategis Jaga Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional

PT PLN (Persero) menilai meningkatnya ketidakpastian geopolitik global menegaskan pentingnya ketahanan energi nasional, dengan LNG diproyeksikan memainkan peran strategis dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mendukung transisi energi. Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyampaikan hal ini pada The 5th IndoPACIFIC LNG Summit 2026 di Bali. PLN memperkuat pasokan LNG melalui kontrak jangka panjang dan pembangunan infrastruktur pendukung untuk menjaga pasokan energi yang aman, andal, dan fleksibel.

Kebutuhan gas alam diperkirakan terus meningkat seiring ekspansi sektor industri, elektrifikasi transportasi, berkembangnya kawasan ekonomi baru, dan meningkatnya kebutuhan pusat data. Dalam lima tahun mendatang, pusat data diproyeksikan membutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 15 gigawatt. Kebutuhan energi primer nasional diproyeksikan tumbuh 2% per tahun, sementara permintaan listrik meningkat lebih tinggi, yakni 4,6-5,4% per tahun. Kondisi ini menuntut ketersediaan pasokan gas dan LNG yang andal untuk mendukung peningkatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT).

Berdasarkan RUPTL 2025-2034, produksi listrik nasional diproyeksikan naik dari 304,4 TWh menjadi 584,3 TWh. Porsi pembangkit berbasis batu bara diperkirakan turun menjadi sekitar 47%, sementara kontribusi EBT meningkat hingga 33%. LNG akan berperan sebagai energi penyeimbang untuk menjaga keandalan sistem ketika pembangkit surya dan angin mengalami fluktuasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait