Demo 27 Agustus Rusuh, 1 Warga Meninggal, Abdullah DPR: Informasi Itu Harus Dibongkar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pria pedagang cermin berinisial BS (59) meninggal dunia di kawasan Pejompongan, Jakarta, saat terjadi kericuhan demo 27 Agustus 2026. Menurut keterangan saksi, korban tewas setelah keluar rumahnya ketika aksi demonstrasi berlangsung. Kejadian ini menuai kecurigaan terhadap dugaan penggunaan kekerasan dalam aksi tersebut.
Anggota Komisi III DPR Abdullah meminta Polri mengusut tuntas kematian warga tersebut. Ia menekankan agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan transparan, mulai dari pelaku hingga dalang di balik kekerasan. "Informasi itu harus dibongkar: siapa pelaku, dari mana berasal, siapa yang menggerakkan, dan apakah ada perintah," katanya.
Abdullah juga menyatakan bahwa jika terbukti ada unsur pengeroyokan yang lebih berat, tersangka dapat dikenai pasal pembunuhan berencana. Namun, kata dia, hal ini harus dibuktikan terlebih dahulu. Ia menegaskan penegakan keamanan dalam demonstrasi merupakan kewenangan Polri, sehingga pengungkapan kasus terbuka penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Bagikan
Berita terkait
Muktamar NU di Jombang Ricuh, Peserta Protes Aturan Pencalonan Ketum PBNU
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 19.30
Yusril Minta Masyarakat Tak Terprovokasi usai Kericuhan 27 Agustus
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 17.56
Demo di Area Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Lempar dan Pukulan
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.25
Menko Yusril Imbau Publik Tetap Tenang Usai Ricuh Pascaaksi 27 Agustus
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.08