Di Balik Sesar Naik Flores Selalu Ada Ancaman Gempa dan Bangkitkan Tsunami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324888/original/030124600_1786776768-nt1.jpg)
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.23 WIB dengan kedalaman 15 km. Peristiwa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back-Arc Thrust), sebuah patahan aktif di dasar laut utara Bali hingga Nusa Tenggara yang terbentuk akibat tekanan Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.
Sesar Naik Flores merupakan ancaman permanen karena potensi deformasi vertikal dasar laut yang dapat membangkitkan tsunami. Sejarah mencatat beberapa kejadian besar, seperti gempa M7,8 tahun 1992 yang menewaskan lebih dari 2.500 orang, serta gempa tahun 1815, 1857, dan 1976. Mengingat prediksi waktu gempa tidak memungkinkan, penguatan mitigasi melalui pembangunan infrastruktur tahan gempa dan edukasi masyarakat menjadi langkah krusial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 08.25
Warga Mulai Pulang ke Rumah Usai Gempa NTT, Ada Bertahan di Gunung
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.01
Guru Besar ITB Ingatkan Potensi Gempa Flores 1992 Terulang di NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.49
Penjelasan Lengkap BMKG Terkait Gempa M 7 di NTT
Berita terkait
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
NTT Diguncang Gempa, Warganet: Pray for NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.30
Sesar Flores Pernah Picu 5 Gempa Besar, Makan Korban Hingga Ribuan
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.30
Tsunami Terjang Sejumlah Daerah di Sulsel Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.48