Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Di Depan DPR, Purbaya Pastikan RAPBN 2027 Dijaga Prudent dan Sustainable: Defisit 2,40%

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah menjaga RAPBN 2027 tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Penguatan APBN dilakukan melalui optimalisasi pendapatan negara, perbaikan kualitas belanja, dan pengelolaan pembiayaan yang inovatif. Penerimaan negara diproyeksikan mencapai Rp3.426 triliun atau 12,23% dari PDB, dengan kontribusi pajak sebesar Rp2.908 triliun dan rasio penerimaan pajak mencapai 10,38% dari PDB. Pendapatan pajak mencakup setoran pajak Rp2.591,4 triliun dan Kepabeanan serta Cukai Rp316,6 triliun, didukung oleh peningkatan kepatuhan melalui teknologi dan penegakan hukum yang lebih efektif.

Alokasi belanja negara pada 2027 ditetapkan sebesar Rp4.097,2 triliun, terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat (BPP) senilai Rp3.362,2 triliun untuk pelayanan publik dan daya beli warga, serta Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun untuk pemerataan pembangunan. Dengan proyeksi ini, defisit anggaran RAPBN 2027 diperkirakan mencapai Rp671,2 triliun atau 2,40% dari PDB. Purbaya menegaskan kebijakan ini tetap ekspansif namun terukur, sehingga APBN dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kesinambungan fiskal jangka panjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait