Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RAPBN 2027: Pemerintah Tingkatkan Kualitas Belanja dan Tekan Kemiskinan

Pemerintah menyatakan komitmen meningkatkan kualitas belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Plt. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Ferry Ardiyanto menjelaskan bahwa APBN tidak hanya berperan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menganggarkan belanja sebesar Rp 4.097,2 triliun, meningkat 3,9 persen dibandingkan outlook APBN 2026 yang sebesar Rp 3.942,5 triliun. Anggaran ini akan digunakan untuk pelaksanaan delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan desa, dan penurunan kemiskinan.

Selain itu, belanja pemerintah juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan Sumber Daya Manusia (SDM), serta menjaga daya beli masyarakat agar kebijakan fiskal tetap prudent, sustainable, dan berkontribusi pada pembangunan yang inklusif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait