Di Depan Putin dan Xi Jinping, Prabowo Sebut Reformasi PBB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto pada KTT BRICS 2026 di New Delhi menyampaikan pandangan strategis mengenai reformasi PBB. Ia menekankan peran BRICS dalam menjamin stabilitas pasokan pangan dan energi dunia, serta mengajak membangun sistem multilateral yang adil bagi semua negara. Prabowo menegaskan PBB harus tetap menjadi pusat utama sistem internasional, namun membutuhkan perombakan mendasar agar lebih representatif, responsif, dan memberikan hasil nyata. Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian bangsa dalam hal pangan, energi, pendidikan, dan lapangan kerja untuk mencapai kedaulatan dan ketahanan negara. Dengan lebih dari separuh populasi dunia dan mayoritas ekonomi global, BRICS dinilai mampu menjembatani pasar raksasa dengan produsen energi utama. Prabowo memperingatkan agar perdagangan dan mata uang tidak dijadikan senjata politik, serta mendorong peran BRICS dalam memperkuat kapasitas finansial untuk mendongkrak ketahanan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.13
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 14.24
Prabowo di BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 13.00
Bawa Pesan Keras di BRICS, Prabowo Tak Mau Indonesia Didikte Negara Lain
Detik.com · 13 September 2026 pukul 12.56
Prabowo Hadiri Sesi Terbuka KTT BRICS di India Hari Ini
Berita terkait
Di Forum BRICS, Prabowo Serukan Perlawanan terhadap Senjata Ekonomi
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.53
Prabowo Dorong BRICS Lawan Dominasi Ekonomi Global
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 12.50
Hadiri KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan dan Energi
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.37
Prabowo Minta Institusi Keuangan Global Lebih Tanggap ke Negara Berkembang
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.30