Di Malaysia, Jokowi Tegaskan Dunia Butuh PBB Versi Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Joko Widodo dalam pidato di Penang Peace Dialogue, Malaysia, menyatakan dunia butuh PBB 2.0 yang lebih kuat. Ia menyoroti konflik lintas batas yang semakin kompleks dan menekankan PBB harus berubah dengan sistem, proses, dan strategi baru. Jokowi menekankan pentingnya diplomasi global yang lebih kuat serta mediasi untuk menjaga perdamaian. Ia juga menyatakan bahwa makmur hanya tercapai melalui kerja sama, bukan konflik, dan memberikan contoh Asia Tenggara sebagai kawasan yang berdampingan damai. Data penting: acara Penang Peace Dialogue, Malaysia, Minggu. Tidak ada negara yang berhasil sendiri dalam konteks global. Tidak ada perdamaian tanpa kepercayaan.
Bagikan
Berita terkait
Putri Mahkota Swedia ke NTB, Gubernur Iqbal Buka Peluang Kerja Sama Internasional
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 17.24
Jokowi Usul “PBB 2.0”, Nilai Lembaga Global Harus Lebih Kuat Hadapi Konflik
VOI · 6 September 2026 pukul 16.15
Joko Widodo Pimpin Tim BRIN, Garap Proyek dengan Jepang-Ini Tugasnya
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 10.30
Gaet Irlandia, Indonesia Bidik Investasi AI hingga Industri Penerbangan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.30