Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Di Tengah Rumor Hubungan Retak, Presiden Iran Sampaikan Pernyataan Mengejutkan soal Mojtaba Khamenei

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pernyataan mengejutkan terkait Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei di tengah rumor keretakan kepemimpinan. Mojtaba (56) terluka dalam serangan AS dan Israel pada 28 Februari dan belum tampil publik sejak menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal dalam serangan yang sama. Pezeshkian mengakui komunikasi dengan Mojtaba sangat sulit saat ini, namun menegaskan kehadirannya tetap menjadi sumber kekuatan bagi Iran.

Mojtaba berkomunikasi melalui pernyataan tertulis dan tidak hadir dalam upacara pemakaman ayahnya bulan lalu. Sikapnya yang tidak menonjol di tengah konflik dengan AS memicu spekulasi mengenai hubungannya dengan pejabat tinggi lainnya. Pezeshkian membela pemimpinnya tersebut, menyatakan telah mengadakan pertemuan produktif dan disambut dengan kebaikan serta logika yang masuk akal.

Pernyataan ini muncul di tengah rumor bahwa Mojtaba mengeluarkan ultimatum terakhir kepada Pezeshkian dan mendukung Komandan IRGC Ahmad Vahidi dalam keputusan penting terkait negosiasi dan konflik. Pezeshkian menilai situasi saat ini memungkinkan pihak berniat buruk menggambarkan Mojtaba secara keliru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait