Presiden Iran Tegaskan Tak Ingin Perang Meluas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tidak berniat memperluas atau melanjutkan konflik militer, meskipun akan mempertahankan wilayahnya. Dalam pernyataannya kepada media pemerintah, Pezeshkian menyatakan bahwa konflik adalah 'penyakit' yang harus diatasi, dan mengaitkannya dengan keamanan nasional yang bergantung pada kohesi domestik. Ia berargumen bahwa mengatasi perpecahan internal dapat mencegah campur tangan asing yang merusak tatanan sosial Iran.
Pezeshkian juga membantah laporan mengenai kemungkinan pengundurannya dari jabatannya. Dalam wawancara dengan televisi pemerintah, ia menyatakan tidak akan mundur dan akan tetap teguh, menambahkan bahwa jika memutuskan mengundurkan diri, ia akan mengumumkannya secara resmi. Pernyataan ini merespons klaim ulama senior Mohammed-Bagher Kharrazi yang menyebut Pezeshkian telah mengancam untuk mundur sebanyak 28 kali, serta laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa ia telah menyerahkan surat pengunduran kepada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Otoritas Iran sebelumnya membantah adanya surat pengunduran diri tersebut.
Iran terlibat konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026. Meskipun gencatan senjata sempat disepakati pada April, pertempuran kembali fluktuasi. Baru-baru ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan militer, mengklaim diminta untuk menunda oleh Iran dan negara-negara kawasan. Namun, Iran membantah telah meminta Trump untuk membatalkan serangan dan menegaskan tidak sedang melakukan negosiasi dengan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 06.29
Israel Siap Ganggu Negosiasi AS-Iran, Netanyahu Janjikan Ini
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 12.41
Di Tengah Rumor Hubungan Retak, Presiden Iran Sampaikan Pernyataan Mengejutkan soal Mojtaba Khamenei
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.20
Iran Punya Senjata Lebih Kuat dari Nuklir, AS Dibuat "Mati Kutu"
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 08.14
Iran Tingkatkan Kekuatan Militer selama Gencatan Senjata dengan AS
Berita terkait
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Iran Klaim AS dan Israel Tak Punya Jawaban atas Kegagalan Berulang
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 19.35
Iran Ingatkan Negara Jadi Tameng Pertahanan AS: Akan Dilalap Api Perang!
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 18.09
Komandan Angkatan Darat Iran Tegaskan AS tidak Berhak Memasuki Teluk Persia
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.35