Kebakaran Lahan di Sulsel Hanguskan 22 Hektare dalam Sehari, Enrekang Terparah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua kabupaten di Sulawesi Selatan pada Minggu (16/8), menghanguskann 22 hektare lahan. Di Enrekang, tiga lokasi terbakar bersamaan menghanguskan 20 hektare, sementara Toraja Utara kehilangan 2 hektare. Penyebab utama di Enrekang adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang dan El Nino, ditambah suhu tinggi dan angin kencang. Api dipadamkan oleh tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan Damkar pada pukul 01.30 WITA (Enrekang) dan 17.00 WITA (Toraja Utara). Tidak ada korban jiwa. Lima daerah di Sulawesi Selatan (Makassar, Parepare, Pinrang, Enrekang, Selayar) telah mendeteksi status darurat kekeringan hingga Agustus 2026. Masyarakat diminta segera melaporkan titik api untuk mencegah eskalasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.45
BMKG Ungkap Sampai Kapan Musim Kemarau di Indonesia
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.18
Menhut Sebut El Nino 2026 Sangat Kuat, Lebih Tinggi dari 2015
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.15
Daftar 10 Wilayah Terpanas Indonesia Agustus 2026 Menurut BMKG
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 23.57
Karhutla 2026 Capai 202 Ribu Hektare, Menhut Soroti El Nino Datang Lebih Cepat
Berita terkait
Darurat Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air Bersih
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 17.00
Saking Sangat Kuatnya El Nino, Wilayah RI Ini Ikut Alami Musim Kemarau
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.20
Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Terus Berulang?
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.15
BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di Ciayumajakuning hingga 31 Agustus 2026
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.40