Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Dilema Repeater Amatir Radio di Era Serba Instan

Repeater radio amatir di atas bukit 1.000 meter dipertahankan dengan biaya puluhan juta rupiah, namun kini berdiri megah tanpa pendengar akibat dominasi teknologi seluler 4G/5G dan aplikasi instan. Stasiun yang dibangun dengan keringat dan perhitungan teknis kini hampir tidak dipakai, namun tetap menjadi benteng darurat karena dapat beroperasi off-grid dengan tenaga surya dan baterai mandiri saat bencana alam memutuskan jaringan komersial. Pemeliharaan rutin menuntut komitmen finansial dan fisik yang menantang, sementara generasi muda cenderung tidak tertarik karena proses komunikasi radio yang menuntut disiplin teknis dibandingkan obrolan tertutup instan.

Berita terkait