Dinamika Ambang Batas Parlemen 5-7%, PD Usulkan Ada 'Dapil Nasional'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 7% untuk menyederhanakan jumlah partai dan mempermudah tata kelola demokrasi. Paloh menyatakan kesiapannya jika NasDem tidak lolos parlemen meski elektabilitas saat ini berada di angka 4%, demi kepentingan nasional.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, mengkritik sistem ambang batas persentase karena menyebabkan jutaan suara rakyat hangus, seperti 17 juta suara pada pemilu lalu dengan PT 4%. Demokrat mengusulkan konsep 'Dapil Nasional' (national pool) atau stembus accord, serupa sistem di Selandia Baru dan Jerman, agar sisa suara partai yang lolos dapat dikonversi menjadi kursi tambahan sehingga tidak ada suara terbuang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.04
Beda dengan Gerindra, NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Sebesar 7 Persen
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 13.37
Irma NasDem Ungkit Jokowi Masih Dicintai Rakyat, Singgung Kemenangan Prabowo
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 11.38
Politikus Nasdem Irma Ungkit Prabowo Menang Pilpres 2024 setelah Didukung Jokowi
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.30
Alasan Kuat PAN Tolak Ambang Batas Parlemen di Atas 4%, Takut Enggak Lolos?
Berita terkait
Muncul Wacana Capres Minimal Didukung 2 Fraksi, PDIP Tak Masalah
Detik.com · 20 September 2026 pukul 15.26
Anak Buah Paloh Klaim Nasdem Konsisten Ambang Batas Parlemen 7 Persen
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.35
NasDem Tanggapi Tafsir PDIP soal AHY: Barisan Koalisi Harus Tanggung Jawab
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.30
3 Mantan Kader Demokrat di Jabar Resmi Bergabung dengan NasDem
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 15.04