Dinamika Terbaru Ambang Batas Parlemen: dari 5% hingga 7%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) masih dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. Beberapa partai mengusulkan angka berbeda, berkisar dari 5% hingga 7%. Partai Gerindra dan Golkar sekaligus mendukung usulan angka 5%, yang dianggap ideal. Ketum Gerindra Sugiono menyatakan bahwa sejumlah partai setuju dengan PT 5%, termasuk Golkar dan PKS. Bahlil Lahadalia dari Golkar menyampaikan adanya perbedaan pendapat di antar-partai, dengan usulan mulai dari 5%, 6%, hingga 7%. Menurutnya, angka 5% dianggap paling ideal. Sementara itu, Partai NasDem tetap konsisten mengusulkan kenaikan PT ke 7%. Ketum Surya Paloh menjelaskan alasannya, yakaitu untuk mengurangi jumlah partai yang masuk parlemen, sehingga tata kelola demokrasi di negeri ini lebih efisien. Meski elektabilitas NasDem saat ini belum mencapai 7%, Paloh menyatakan partainya rela tidak lolos ke parlemen jika PT dinaikkan. Di sisi lain, Demokrat mengusulkan konsep 'Dapil Nasional' atau national pool, yang bertujuan mengumpulkan sisa suara dari partai yang lolos ambang batas untuk ditentukan sebagai kursi tambahan di DPR. Dede Yusuf menyatakan konsep ini pernah digunakan dalam Pemilu 1999 dengan sistem stembus accord, dan masih dalam tahap pengkajian.
Bagikan
Berita terkait
Berhasil Turunkan Berat Badan Hingga 65kg, Ivan Gunawan Berbagi Kiat Ini
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 03.22
Polisi Usut Viral Video Anggota DPRD Mempawah Bakar Lahan untuk Sawit
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 03.00
Update Kasus Kematian Dokter Icha dari Keluarga
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 02.50
Jasad Lansia di Bogor yang Diekshumasi Ternyata Dibunuh Anak, Pelaku Ditangkap
Detik.com · 22 September 2026 pukul 02.43