Takdir Sudah Ditetapkan, Mengapa Doa Masih Bisa Mengubahnya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel membahas hubungan antara doa dan takdir dalam Islam. Menurut hadis Rasulullah, takdir tidak dapat ditolak kecuali dengan doa, umur tidak bertambah kecuali dengan kebajikan, dan rezeki dapat terhalang akibat dosa. Ulama menjelaskan ada dua jenis takdir: qadha mubram (pasti tidak berubah) dan qadha mu'allaq (terkait sebab seperti doa, berusaha, atau amal kebaikan). Doa, berusaha, dan amal baik menjadi sebab yang dapat mengubah keadaan sesuai ketetapan Allah yang sekaligus mengacungi sebab-sebab tertentu. Dengan demikian, manusia tetap diajak berdoa dan berusaha meskipun hidup telah ditetapkan.
Bagikan
Berita terkait
Takdir Baik Diterima, Takdir Buruk Dicela? Begini Hukumnya dalam Islam
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 07.58
Doa Ketika Khawatir Terjadi Keburukan atau Kesialan
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 15.27
Apa Arti Takdir? Quraish Shihab Jelaskan Batas Ketetapan Allah dan Ikhtiar Manusia
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 10.20
Qada' dan Qadar, Apa Bedanya dengan Takdir? Ini Penjelasan Ulama
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 05.15