Dokter Estetika Butuh Pelatihan dan Pengalaman Praktik Nyata, Bukan Cuma Sertifikat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri estetika medis Indonesia diproyeksikan tumbuh dari USD234,11 juta (2022) menjadi USD450,23 juta (2028). Banyak lembaga pelatihan muncul, namun standar berbeda, terutama dalam pengalaman praktik. Dokter umum dengan STR dan SIP butuh investasi untuk mengembangkan kompetensi. Kualitas lingkungan belajar dan pengalaman langsung menangani kasus lebih penting daripada sertifikat. Metode One Student, One Patient menyediakan pengalaman mendalam dibanding model berbagi kasus. Kemampuan dokter berasal dari teori dan praktik langsung aseemen, teknik, anatomi, hingga manajemen respons pasien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 19.30
Kenali Gejala Awal Dengue dan Tanda Bahaya saat Demam Mereda
Berita terkait
Indonesia Kejar Target Nol Kematian Akibat Dengue pada 2030
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 11.48
Keterlambatan Penanganan Stroke Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 15.19
Indonesia Bangun Ekosistem Terapi Sel dan Gen
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 22.02
Bukan Sekadar Lipstik, Marnia Jadi Bisnis Sosial yang Dukung Pendidikan & Kesehatan
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.51