Dorong Sinergi BPD dan BPR dengan Mitigasi Risiko Ketat, Ketum Asbanda Beri Penjelasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Agus H Widodo, Ketua Umum Asbanda dan Direktur Utama Bank Jakarta, menilai kolaborasi antara Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) maupun BPR Syariah (BPRS) memiliki potensi bisnis yang sangat besar. BPR dan BPRS dianggap unggul dalam akses layanan dan kedekatan dengan segmen pasar mikro yang sulit dijangkau BPD, sehingga kedua lembaga dapat saling melengkapi jika disinergikan dengan baik.
Bentuk kolaborasi yang bisa dikembangkan antara lain model digital, penyediaan konten, dan pemanfaatan saluran distribusi. Namun, Agus menegankan kerja sama harus diletakkan dalam struktur yang tepat dan diiringi mitigasi risiko yang ketat. Ia mengingatkan agar kolaborasi tidak menimbulkan moral hazard berupa pemindahan risiko kredit dari satu lembaga ke lembaga lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.40
Lintasarta Gandeng ASBANDA Perkuat Transformasi Digital Bank Daerah
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00
Lintasarta dan Asbanda Dorong Akselerasi Digital BPD Berbasis AI
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.12
Bos BPD Ungkap Peluang Sinergi dengan BPR dan BPRS
Berita terkait
BPD vs BPR dalam Kredit ASN: Mengapa Posisi Keduanya Tak Seimbang?
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.30
Tabungan Simpeda Tembus Rp 74,86 Triliun, Asbanda Dorong Digitalisasi
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.45
Simpeda Capai Rp 75 Triliun, Asbanda Dorong Transformasi Menjadi Tabungan Digital
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.34
Saldo Simpeda Capai Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Penguatan Layanan Digital
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.35