Bos BPD Ungkap Peluang Sinergi dengan BPR dan BPRS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) membuka peluang kerja sama dengan Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) untuk memanfaatkan keunggulan masing-masing. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menyatakan bahwa BPD memiliki sumber daya yang lebih baik dalam hal SDM, teknologi, dan jaringan, sementara BPR dan BPRS memiliki kedekatan dengan pasar mikro serta akses yang lebih baik ke segmen yang sulit dijangkau oleh BPD. Agus menekankan bahwa kerja sama ini perlu memperhatikan risiko, sehingga BPD harus memahami underlying dari borrower untuk mengukur risikonya. Sinergi ini diharapkan dapat saling mendukung dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menambahkan bahwa sinergi antara BPD dan BPR/BPRS dapat terjalin melalui keunggulan dari masing-masing lembaga. BPR dan BPRS dapat menggarap pasar yang membutuhkan kredit ultra mikro atau mikro, seperti pedagang di pasar tradisional. Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat mencapai efisiensi dan efektivitas dalam pelayanan perbankan, khususnya di tingkat pasar mikro yang selama ini belum terlayani dengan baik oleh BPD.
Kegiatan ini disampaikan dalam Regional Bank Summit 2026: Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangkatan Nasional, yang dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.10
Dorong Sinergi BPD dan BPR dengan Mitigasi Risiko Ketat, Ketum Asbanda Beri Penjelasan
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.03
LPS Catat 18 Bank dalam Proses Likuidasi hingga Juni 2026
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 19.00
LPS Tutup 7 BPR Sejak Awal Tahun, 18 Lagi Menyusul
Berita terkait
BPD vs BPR dalam Kredit ASN: Mengapa Posisi Keduanya Tak Seimbang?
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.30
Daftar 15 Bank Tutup per September 2026
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 05.30
OJK Buka Suara soal Isu Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Bank BUMN
Detik.com · 21 September 2026 pukul 21.25
OJK: Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.15