Downgrade, Saat Masyarakat Cari Celah untuk Bertahan Hidup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4175716/original/069148400_1664458437-Pemprov_DKI_Akan_Dukung_Pencabutan_Status_Pandemi_Covid-19-IQBAL_6.jpg)
Fenomena 'downgrade' atau penurunan kelas gaya hidup kini marak terjadi di masyarakat Indonesia sebagai mekanisme pertahanan menghadapi tekanan ekonomi. Banyak individu, terutama kelas menengah, terpaksa menurunkan standar konsumsi seperti beralih dari BBM Pertamax ke Pertalite, mengganti mobil dengan transportasi umum, hingga mengurangi belanja skincare dan kopi bermerek. Langkah ini diambil demi menjaga pemenuhan kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga barang dan beban pajak yang tinggi.
Data menunjukkan dampak ekonomi ini tidak hanya menyasar konsumsi, tetapi juga stabilitas sosial dan finansial. Beberapa orang terpaksa membobol tabungan, menunda pengajuan KPR, bahkan mengalami perceraian akibat faktor ekonomi, yang menurut data BPS menjadi penyebab perceraian terbanyak kedua secara nasional dengan 105.727 kasus. Analisis media sosial mengonfirmasi bahwa mayoritas masyarakat melakukan substitusi produk ke pilihan yang lebih murah guna mempertahankan fungsi utama barang di atas gengsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.29
Pemerintah Klaim BBM Indonesia Paling Murah, RON 92 Singapura Bikin Geleng-geleng
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 16.10
Rupiah Lunglai ke Rp17.917 per Dolar AS Sore Ini
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 14.38
Harga BBM Jadi Penyumbang Inflasi, Ini Kata Kementerian ESDM
Berita terkait
Downgrade: Jeda Kantor Pilih Nongkrong di Trotoar
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 12.19
Rupih Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.12
Bocoran Kondisi Ekonomi RI Memasuki Kuartal IV-2026
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 07.25
Inflasi 3,28%, Wamenkeu Pede Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 09.03