Rupih Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah signifikan pada Senin (5/10/2026), dibuka di Rp17.950/US$ atau turun 0,46% dari Rp17.868 pada Jumat. Indeks dolar AS (DXY) menguat 0,10% menjadi 102,030. Penurunan rupiah dipengaruhi oleh data tenaga kerja AS yang lemah pada September 2026, yaitu non-farm payrolls hanya naik 29.000 pekerjaan (di bawah ekspektasi 90.000) dan pengangguran naik menjadi 4,2%. Meski data ekonomi AS menurun, dolar masih menguat, menekan rupiah. Pasar menantikan rilis cadangan devisa dan indeks keyakinan konsumen September serta data aktivitas sektor jasa AS serta notulen FOMC untuk memprediksi kebijakan moneter. Ketegangan AS-Iran dan situasi di Selat Hormuz juga menjadi perhatian ekstra.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.31
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.887 per Dolar AS Senin Pagi
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 09.30
Dolar AS Menguat ke Level Rp 17.900
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 09.11
IHSG Dibuka Menguat 0,30% ke 6.055, Rupiah di Posisi Rp 17.888/Dolar AS
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 09.06
Downgrade, Saat Masyarakat Cari Celah untuk Bertahan Hidup
Berita terkait
Rupiah Melemah ke 17.966 Setelah Rilis Inflasi September 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.12
Rupiah melemah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 15.30
Bahaya Rupiah Tembus Rp18 Ribu Mengintai Kantong Masyarakat
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.20
Rupiah Dibuka Melemah Rp17.903 per USD, Pasar Soroti Kenaikan Harga Minyak Dunia
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.18