DPR: Karhutla Bisa Berdampak Buruk terhadap Pasokan Bahan Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah memperingatkan pemerintah tentang risiko dampak buruk kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terhadap pasokan bahan pangan. Ia menyatakan kekeringan tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga dapat mengganggu stabilitas pasokan kebutuhan pokok, berpotensi memicu krisis pangan. Yuliansyah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak terkait untuk mitigasi dampak kemarau, termasuk ketersediaan air bersih dan ketahanan pangan. Menurut Kemenkes, sekitar 3 juta orang terpapar asap kebakaran hutan dan lahan, dengan 934 kasus ISPA di Kabupaten Kayong Utara. Di samping itu, OJK diminta memperkuat pengawasan pembiayaan perusahaan berisiko karhutla, sementara Tim SAR Polda Kalbar melakukan pembasahan lahan untuk mencegah penyebaran kebakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 10.59
Aria Bima Minta Instruksi Tito Larang Buka Lahan dengan Membakar Dikawal
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 08.45
Terbongkar! Begini Modus Perusahaan Besar Bakar Lahan
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 07.07
Safari Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Sederet Provinsi
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 23.47
Upaya negara tetangga respons karhutla via ASEAN hargai kedaulatan RI
Berita terkait
Pembiayaan kepada Perusahaan Berisiko Karhutla harus Diperketat
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.31
Melintas ke Singapura dan Malaysia, Indonesia Bisa Terseret Hukum Internasional Akibat Karhutla
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.39
FOTO: H-13 Karhutla di Kampar Riau, Api Belum Padam
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.30
Usut Tuntas Biang Penyebab Karhutla, DPR Minta Dalang Korporasi Harus Diusut Polri
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 16.20