Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pembiayaan kepada Perusahaan Berisiko Karhutla harus Diperketat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta memperketat pengawasan pembiayaan perusahaan di sektor perkebunan dan kehutanan yang berisiko karhutla. Habib Idrus Salim Aljufri menyatakan rekam jejak lingkungan perusahaan, termasuk kebakaran berulang, harus menjadi pertimbangan utama dalam penilaian risiko kredit. OJK perlu memastikan pemeriksaan lingkungan mendalam sebelum memberikan atau memperpanjang kredit, serta menyampaikan data agregat pembiayaan untuk transparansi. Pembiayaan harus lebih ketat kepada pelaku yang merusak lingkungan, sekaligus memperluas kredit terjangkau bagi petani yang menerapkan praktik tanpa bakar dan restorasi lahan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait