DPR Minta Menkeu Baru Pastikan Penyelesaian Kewajiban KCIC tak Bebani Fiskal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) baru, Suahasil Nazara, segera memastikan penyelesaian kewajiban pembiayaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh berjalan transparan, terukur, dan tidak menimbulkan beban fiskal jangka panjang. Penyelesaian harus berdasarkan hukum jelas dan tidak mengorbankan ruang fiskal untuk kebutuhan pembangunan lainnya. Labib menekankan strategi memperkuat kinerja, keberlanjutan proyek, serta peningkatan utilisasi penumpang, efisiensi operasional, integrasi dengan kawasan ekonomi, dan pengembangan sumber pendapatan agar proyek mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Pemerintah perlu berkoordinasi dengan Danantara, Kemenkeu, Kemenhub, dan pihak terkait untuk menyusun peta jalan penyelesaian KCIC yang jelas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 11.45
Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi Rp 974,8 M
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 08.47
Prabowo Sampai Turun Tangan, Ada Tekanan Besar di Balik Digantinya Purbaya oleh Suahasil Nazara
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 03.20
Pimpinan Komisi XI DPR: Suahasil Nazara Lebih Pendiam, Purbaya Cenderung Koboi dan Ceplas-Ceplos
JawaPos · 15 September 2026 pukul 18.00
1 Tahun Purbaya Jadi Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Melejit Rp 5,61 Persen, Rupiah dan IHSG Ambruk
Berita terkait
Aturan Penarikan SAL Diperketat: Menkeu Harus Izin DPR
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 21.30
Kadin: Kelangkaan BBM Bikin Biaya Operasional Membengkak
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.17
Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 ditarget mulai beroperasi pada November 2026
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 17.33
Tantangan Suahasil Nazara Jadi Menkeu: Transformasi Ekonomi vs Fiskal Konservatif
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.27