DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq meminta pemerintah memperkuat sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi gunung api, termasuk Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus waspada. Menurutnya, erupsi tidak bisa dicegah tetapi risikonya bisa dikurangi melalui informasi cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Maman menekankan pentingnya mitigasi bencana dilakukan sejak dini, mulai dari pemantauan hingga kesiapan evakuasi. Beberapa gunung berapi lain yang menunjukkan peningkatan aktivitas antara lain Gunung Semeru, Gunung Ibu, dan Gunung Ili Lewotolok, yang berstatus siaga. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, mengikuti informasi resmi, dan mengurangi aktivitas di luar rumah saat ada abu vulkanik. Koordinasi lintas sektor seperti BPBD, BNPB, TNI/Polri, hingga relawan juga diperlukan agar respons bencana dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 14.10
BPBD Pastikan Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau Belum Masuk Jateng
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.04
RI Dilanda Rentetan Bencana, Prabowo Mau Tingkatkan Dana Mitigasi
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 13.39
Aktivitas Gunung Api Meningkat, PKS Dorong Pemerintah Perkuat Sistem Mitigasi
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.55
Gunung Anak Krakatau Ternyata Harus Sering Erupsi, Ini Kata Mbah Rono
Berita terkait
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Jangan Tunggu Kejadian
VOI · 7 September 2026 pukul 14.51
Erupsi Menerus 25 Jam Berakhir, Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 12.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Siaga 1 Megathrust? Ini Penjelasan Pakar
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.26
Episode Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun!
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.15