DPRD DKI Minta Dinas Kesehatan Sosialisasi Soal Tarif Eksekutif RSUD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi E DPRD DKI Jakarta menyoroti minimnya sosialisasi terkait penyesuaian tarif layanan eksekutif di RSUD, yang menjadi penyebab utama keluhan warga atas kenaikan biaya berobat. Ketua Komisi E M. Subki menjelaskan bahwa skema klaster eksekutif seperti Klinik Cempaka di RSUD Tarakan dan Klinik Kanaya di RSUD Cengkareng dirancang dengan prinsip subsidi silang, di mana layanan ini menyasar kelompok masyarakat mampu untuk menopang operasional fasilitas kesehatan, sementara warga kurang mampu tetap terlayani penuh oleh BPJS Kesehatan. Subki menegaskan bahwa masyarakat tetap diberi pilihan antara menggunakan layanan eksekutif atau BPJS, namun keluhan muncul karena tarif baru belum disosialisasikan secara masif sehingga banyak warga merasa kaget.
Bagikan
Berita terkait
Penyesuaian Tarif RSUD untuk Subsidi Silang Pasien BPJS
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.53
Ketua DPRD DKI Minta Tarif Ragunan Tak Perlu Naik, Ini Alasannya
Detik.com · 9 September 2026 pukul 18.03
Komisi B DPRD DKI Usulkan Pelajar Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis TransJakarta
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 15.57
Dinkes DKI Soal Tarif Layanan Eksekutif RSUD Naik: Ada Skema Subsidi Silang
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.24